TRADISI BATIMBANG SALAH DI NAGARI SALIMPEK

Vinni Annisa Putri

Abstract


Artikel ini merupakan deskripsi tradisi Batimbang Salah di Nagari Salimpek Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Batimbang Salah adalah serangkaian prosesi hukum adat yang dilakukan apabila ada masyarakat yang melakukan kesalahan menurut adat. Tujuannya adalah untuk memberikan hukuman dan memberikan efek jera kepada masyarakat Salimpek.
Tradisi Batimbang Salah merupakan bagian dari aplikasi hukum adat yang terdapat di wilayah Minangkabau, khususnya bagi masyarakat Salimpek. Tradisi ini adalah salah satu bentuk tradisi yang penting untuk dipelihara. Tradisi Batimbang Salah ini masih relevan untuk dipertahankan eksistensinya dalam kehidupan masyarakat  Minangkabau saat ini.


Keywords


Batimbang Salah, hukum adat, Minangkabau, Salimpek

Full Text:

PDF

References


Alfianas. 2015. “Kepercayaan Rakyat Yang Berhubungan Dengan Cerita Kuburan Panjang Di Jorong Aua Kuniang Kanagarian Pasia Laweh Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam”. Padang. Skripsi S1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Arisman. 2011.”Pidato Pasambahan Dalam Permainan Adu Balam Di Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Padang”. Padang. Skripsi S1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Bahar. 1986. Hukum dan Undang-Undang Adat Alam Minangkabau. Payakumbuh: Eleonora.

Bungin, Burhan. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Danandjaja, James. 1991. Folklore Indonesia Ilmu Gosip dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Endraswara, Suwardi. 2009. Metodologi Penelitiann Folklor. Yogyakarta: GadjahMada Universiti Pres.

Ismanelly. 2009. “Dokumentasi Dan Fungsi Kepercayaan Rakyat Di Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh”. Padang. Skripsi S1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Kemendikbud. 2011. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Kaplan David, 2002. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Kontjaraningrat,1986. Pengantar Antropologi I. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Latief. 2002. Etnis dan Adat Minangkabau. Bandung: Angkasa

Moleong, lexy, J.199. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Mayasari. 2011. “Gelar Panghulu Di Kenagarian Guguak Kecamatan 2x11 Kayutanam”. Padang. Skripsi S1Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Navis, A,A. 1984. Alam Terkembang Jadi Guru. Jakarta: Grafiti Pers.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.