TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KABA CINDUA MATO KARYA SYAMSUDDIN ST. RAJO ENDAH

Authors

  • Dhea Pebri Yolanda Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
  • Rona Almos Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
  • Reniwati Reniwati Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/we.v9.i1.136

Keywords:

Cindua Mato, Tindak Tutur, Direktif

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam Kaba Cindau Mato. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindak tutur dan teori jenis-jenis tindak tutur. Selanjutnya, metode dan teknik yang digunakan dalam analisis data ialah metode padan translasional dengan menggunakan teknik dasar pilah unsur penentu. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu tindak tutur memberi perintah, tindak tutur nasihat, tindak tutur menyarankan, tindak tutur meminta, dan tindak tutur melarang. Dari kelima bentuk tindak tutur direktif tersebut ditemukan sebanyak delapan puluh enam tuturan direktif. Jenis tindak tutur yang ditemukan dalam Kaba Cindua Mato karya Syamsuddin St. Rajo Endah adalah jenis tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur literal, tindak tutur langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung literal.

References

Abdullah, Taufik. 2009. Beberapa Catatan Tentang Kaba Cindua Mato: Satu Contoh Sastera Tradisional Minangkabau, dalam Jurnal Terjemahan Alam dan Tamadun Melayu, 1. 117-137.

Almos, Rona. 2013. Realitas Ujaran Pantang Bahasa Minangkabau. Padang: PSIKM

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. Sosiolinguistik (Perkenalan Awal). 2010. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dewi, Fitria, dkk. 2017. Kosakata Bahasa Minangkabau Yang Berpotensi Arkais Dalam Kaba Cindua Mato. Salingka, Volume 14 Nomor 2, hlm 99-110.

Endah, Syamsuddin St. Rajo. 1987. Cindua Mato. Bukittinggi: Pustaka Indonesia.

Ibrahim, Abd. Syukur. 1992. Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

Juita, Novia. 2016. Tindak Tutur Tokoh Dalam Kaba: Pencerminan Kearifan Dan Kesantunan Berbahasa Etnis Minangkabau dalam Humanus Vol. XV No.1 Tahun 2016. Padang: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Padang.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia. Moussay, Gerard. 1998. Tata Bahasa Minangkabau. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Nadar, F.X. 2009. Pragmatik & Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Navis, A.A. 1984. Alam Terkembang Jadi Guru. Jakarta: Grafiti Pers.

Novalia, Rima. 2004. “Pergeseran Makna dalam Kaba Cindua Mato Terjemahanâ€. (Skripsi). Padang: Universitas Andalas.

Noviatri. 2011. Kalimat Imperatif Bahasa Minangkabau. Padang: Minangkabau Press.

Rahardi, Kunjana. 2008. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Rizal, Kuyung. 2003. “Referensi dalam Kaba Cindua Matoâ€. (Skripsi). Padang: Universitas Andalas.

Revita, Ike. 2013. Pragmatik (Kajian Tindak Tutur Permintaan Lintas Bahasa). FIB: Universitas Andalas

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Offset.

Yahya, Iwan Khairi. 2013. “Tindak Tutur Direktif Dalam Interaksi Belajar Mengajar Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Mlati, Sleman, Yogyakartaâ€. (Skripsi). Yogyakarta: Universitas Negeri Y ogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/08201244053(1). pdf/. Diunduh pada tanggal 21 Mei 2019.

Yule, George. 2009. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

10-04-2020