TEKA-TEKI MINANGKABAU: DOKUMENTASI DAN KLASIFIKASI

Authors

  • Nahdatul Naumi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
  • Yerri Satria Putra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas
  • Eka Meigalia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/we.v8.i2.148

Keywords:

Teka-Teki, Folklor, Kabupaten Agam, Dokumentasi, Klasifikasi.

Abstract

Tulisaninimerupakanhasilpenelitianmengenaiteka-tekiyangada di KabupatenAgam, Sumatera Barat. Pentingnyapewarisansejakdinibergunauntukmempertahankanbahasadaerahmaupunkebudayaansetempat.Tujuannya adalahmendokumentasikandanmengklasifikasikanjenisdankategoriteka-tekiyangadadiKabupatenAgam.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan folklor,dan menggunakan tiga tahap penelitian. Pertama, tahap prapenelitian ditempat, kedua tahap penelitian di tempatyang sesungguhnya dan ketiga, carapembuatan naskah folklor untuk pengarsipan. Teknik pengumpulan data dilakukandengan studi lapangan, wawancara, pengujian kebenaran data wawancara, dan alatbantuanbagi dayapengamatan.

Dari 80 data yang diperoleh, diklasifikasikan berdasarkan sifat dan terdapat tujuh kategoriumum yaitu:1) persamaan dengan makhluk hidup, terdapat tiga belas data 2) persamaandengan binatang, terdapat enam belas data ditambah satu data yang dipersamakan ke dalampersamaandenganmanusia,3)persamaandenganmanusia,terdapatdelapan belasdata,  ditambahsatudatayangdipersamakanke dalampersamaandenganbinatang4)persamaan dengan tanaman, terdapat empat data dan 5) persamaan dengan benda,terdapattiga puluh satu data.

References

Armayunita, Yeni, dkk . 2017. “Teka-Teki Masyarakat di Nagari III Koto Aur Malintang Timur Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariamanâ€. (jurnal). Padang: Universitas Negeri Padang.

Bascom, William R. 1954. Verbal Art. The Journal of American Folklore†Vol. 68 No. 269, pp. 245-252.

Bogdan, Robert dan Taylor. 1992. Pengantar Metode Penelitian Kualitatif Terjemahan oleh Arief Rurchan, Surabaya: Usaha Nasional,.

Brunvand, Jan Harold. 1978. The Study of American Folklore an Introduction. New York. W.W. Norton and Co-Inc.

Danandjaja, James. 1984. Folklor Indonesia:ilmu gosip, dongeng dan lain-lain. Jakarta: Grafiti Pers.

Dundes, Alan. 1966. “The American Concept of Folklore. Journal of the Folklore Institude. Vol.3, No.3, [ Special issue: The Yugoslav-American Folklor Seminar (Dec),pp.226-249.

Navis, A.A. 1984. Alam Takambang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Press.

Oktafrian, Hasanuddin, dkk. 2018.â€Pertanyaan Tradisional Masyarakat di Kenagarian Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatanâ€.(jurnal). Padang: Universitas Negeri Padang.

Purwanto, Andi (2010) “Analisis isi dalam fungsi Cerita Prosa Rakyat di Kenagarian Koto Besar Kabupaten Dharmasrayaâ€. Padang: Universitas Andalas

Website Resmi Kabupaten Agam “Buku Data Perspektif Gender Kabupaten Agam Tahun 2018. (httpps://agamkab.go.id)

Yuberko Arlin Riri. 2014. “Mitos Larangan di Kanagarian Puluik-Puluik Selatan Kecamatan Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatanâ€. Padang: Universitas Andalas

Published

10-10-2019