LEKSIKON ETNOMEDISIN PADA PENGOBATAN PENYAKIT KULIT MELAYU SUKADANA: KAJIAN EKOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.156Keywords:
etnomedicine lexicon, skin illness theraphy, ecolinguisticsAbstract
This research aims to describe the etnomedicine lexicon in skin illness theraphy of Sukadana Malay.The etnomedicine lexicon in skin illness theraphy of Sukadana Malay includes lexicons of Sukadana Malay skin illness's names, lexicons of herb's names that are used to heal Sukadana Malay skin illness and lexicons of the way of healing Sukadana Malay skin illnes. This research uses a descriptive qualitative method and uses an ecolinguistic study approach to analyze the ethnomedicin lexicon in the treatment of Sukadana Malay skin disease. The source of data is the interview result from the informant ( Sukadana Malay citizen) about etnomedicine lexicon in skin illness therapy of Sukadana Malay. The result of the research gathers 22 lexicons of Sukadana Malay skin illness's names, 39 lexicons of herb's names that are used to heal Sukadana Malay skin illness and 9 lexicons of the way of healing Sukadana Malay skin illness.
References
Alwi, Hasan dkk.. 2010. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Bahasa.
Fatimah, Tina. 2018. Etnomedisin Tumbuhan Obat Untuk Penyakit Diare Di Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Skripsi Universitas Pasundan
Fill, Alwin and Peter Mühlhäusler. 2001. The Ecolinguistics Reader Language, Ecology and
Environment. London: Continuum.
Hidayat, Muhammad Ridho. 2009. “Pencarian dan Pemaknaan Metodologiâ€. (https://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/127127-RB13M423p Pencarian%20dan%20pemaknaan-Metodologi.pdf). Jurnal Ilmiah Universitas Indonesia. Diakses 20 Agustus 2019.
Kridalaksana, Harimurti. 2009. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Oktaviani, Fani. 2015. “Profil Penggunaan Obat Pasien Penyakit Kulit di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSU Anutapura Paluâ€. (https://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Galenika/article/view/5304). Jurnal Ilmiah Universitas Tadulako. Diakses 19 Agusutus 2019.
Palilati, Sriyati B. 2014. Hubungan Antara Higiene Pribadi dan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Kejadian Penyakit Kulit Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di Kota Gorontalo Tahun 2012. Tesis Universitas Negeri Gorontalo.
Panggabean, Juli Indah. 2017. Pemertahanan Leksikon Kelautan dalam Bahasa Pesisir Sibolga Desa Pondok Batu Kecamatan Sarudik Kajian Ekolinguistik. Skripsi Univesitas Sumatera Utara.
Pateda, Mansoer. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.
Sakinah, Tengku. 2016. Ekoleksikal Tanaman Obat Bahasa Melayu Serdang. Tesis Universitas Sumatera Utara.
Sibarani, Tomson. 2014. “Ekolinguistik Kebambuan dalam Masyarakat Bahasa Batak Tobaâ€. (https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/medanmakna/article/download/1033/538). Jurnal Ilmiah. Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara. Diakses 20 Agusutus 2019.
Stibbe, Arran. 2015. Ecolinguistics Languages, Ecology and The Stories We Love By. London New York: Routledge.
Sudaryanto.1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Data. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wijana, I Dewa putu dan Muhammad Rohmadi. 2008. Semantik Teori dan Analisis. Surakarta: Yusma Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).