EKRANISASI NOVEL INSYA ALLAH SAH KARYA ACHI TM KE FILM INSYA ALLAH SAH
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v10.i2.168Keywords:
Ekranisasi, Novel, FilmAbstract
Latar belakang penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan transformasi alur cerita novel Insya Allah Sah karya Achi TM yang diadaptasikan menjadi film dengan judul yang sama. Transformasi tersebut meliputi penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi yang dikemas dalam satu teori, yaitu teori Ekranisasi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan ekranisasi yang terjadi pada alur cerita novel Insya Allah Sah karya Achi TM ke film Insya Allah Sah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dan bentuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif. Data dalam penelitian ini bersumber dari novel Insya Allah Sah karya Achi TM dan film Insya Allah Sah (2017). Berdasarkan hasil analisis pada novel dan film tersebut terdapat sejumlah ekranisasi yang terjadi pada setiap tahapan alur ceritanya yang meliputi penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Kemudian, penelitian ini memiliki keterkaitan terhadap pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kelas XII semester genap kurikulum 2013 merujuk Kompetensi Dasar 3.9 dan 4.9. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi banyak kalangan terutama bagi guru, peserta didik, pelaku industri kreatif dunia perfilman, dan bagi peara peneliti selanjutnya.References
Achi. 2015. Insya Allah Sah. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Ahmadi, Anas. 2019. Metode Penelitian Sastra: Perspektif Nondisipliner dan Interdisipliner. Gresik: Graniti.
Aminuddin. 2002. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Damono, Sapardi Djoko. 2012. Alih Wahana. Jakarta: Editum.
Emdraswara, Suwardi. 2011. Sastra Bandingan: Pendekatan dan Teori Pengkajian. Yogyakarta: Lumbung Ilmu.
Eneste, Pamusuk. 1991. Novel dan Film. Ende: Nusa Indah.
Erwanti, Intan dan Hesti. 2017. Ekranisasi Alur Cerita pada Novel “JÄ«nlÃng ShÃsÄn ChÄi )《金陵å三 钗》Karya Yán GÄ“ LÃng ke Film The Flower of War†(Sebuah Kajian Alih Wahana) Medan: Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia Vol.1, No.1, April 2017, PP 44-47 ISSN 2579-4906.
Imron, Ali dan Farida Nugrahani. 2017. Pengkajian Sastra: Teori dan Aplikasi. Surakarta: Djiwa Amarta Press.
Kurniawati, Dayang Atika, Martono, dan Agus Wartiningsih. Kajian Intertekstual pada Novel Surat Kecil Untuk Tuhan Dan Novel Air Mata Surga (Doctoral Dissertation, Tanjungpura University).
Moloeng, Lexy J. 2017. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Priyatni, Endah Tri. 2012. Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: Bumi Aksara.
Riyadi, Sugeng. 2014. Penggunaan Film Adaptasi sebagai Media Pengajaran Sastra. Jakarta: Bahasa & Sastra Vol. 14, No. 2, Oktober 2014.
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryaman, Maman. 2010. Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Sastra. Yogyakarta: Cakrawala Pendidikan.
Tang, Muhammad, Rapi. 2005. Teori Sastra yang Relevan. Makassar: FBS UMN.
Teeuw. 2015. Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: Pustaka Jaya.
Tim Sastra Cemerlang. 2018. Sastra Indonesia Lengkap. Pamulang: Sastra Cemerlang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).