ANALISIS SEMIOTIK TERHADAP ILUMINASI NASKAH KHUTBAH KOLEKSI SURAU SYEKH MATO AIA PAKANDANGAN

Authors

  • Rafiq Gusly Abdul Razak Universitas Andalas, Padang
  • Pramono Pramono FIB Universitas Andalas, Padang
  • Yerri Satria Putra FIB Universitas Andalas, Padang

DOI:

https://doi.org/10.25077/we.v11.i1.190

Keywords:

Iluminasi Naskah Minangkabau, Semiotika Peirce, Khutbah Idulfitri dan Iduladha, Surau Syekh Mato Aia Pakandangan, Makna Simbolik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis makna iluminasi yang terdapat dalam naskah Khutbah Idulfitri dan Iduladha koleksi Surau Syekh Mato Aia Pakandangan, Sumatera Barat, menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Naskah ini mengandung iluminasi beragam yang terinspirasi dari alam dan ukiran rumah gadang Minangkabau. Melalui analisis ikon, indeks, dan simbol, penelitian ini menginterpretasikan makna di balik motif-motif utama seperti siriah gadang (melambangkan kebersamaan), pucuak rabuang (harapan dan pertumbuhan), sulur (konektivitas dan keberkahan), lingkaran (representasi kosmologis), dan bunga teratai (kesucian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa iluminasi dalam naskah ini bukan sekadar ornamen, melainkan sarana visual yang kaya akan simbolisme budaya dan religius. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman warisan visual naskah kuno Minangkabau dan mengimplikasikan potensi pemanfaatannya dalam pelestarian budaya dan pengembangan industri kreatif lokal.

References

Bakhtiar, L. (1976). Sufi: Expressions of the Mystic Quest. Avon Books.

Budiman, K. (2005). Ikonitas Semiotika Sastra dan Seni Visual. Penerbit Buku Baik.

Cooper, J. C. (1990). An Illustrated Encyclopaedia of Traditional Symbols. Thames and Hudson.

Danesi, M. (2010). Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi (Terj.). Jalasutra.

Dasril. (2007). Kajian Bentuk dan Makna Ornamen Pada Atap Balai di Pakanbaru (Winda, Ed.). Bandung, Indonesia.

Dobbin, C. (1992). Kebangkitan Islam Dalam Ekonomi Petani yang Sedang Berubah, Sumatera Tengah 1784-1847 (Seri INIS Jilid XII).

Fathurrahman, A. (2016). Dinamika Perubahan Sosial Dan Hukum Islam. Al-Tahrir, 16(1), 197–221.

Herman Soemantri, E. (1986). Identifikasi Naskah. Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran.

Hoed, B. H. (2004). Bahasa dan Sastra dalam Tinjauan Semiotik dan Hermeneutik. Dalam Semiotika Budaya (hlm. 51-76). Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Indonesia.

Ilmiyah, M. (2019). Iluminasi Naskah Mushaf Al-Quran Sunan Giri : Kajian Kodikologis disertai Analisis Semiotika. Perpustakaan Universitas Airlangga.

Mazroatul Ilmiyah. (2019). Iluminasi Naskah Mushaf Al- Quran Sunan Giri : Kajian Kodikologis Disertai Analisis Semiotika. Perpustakaan Universitas Airlangga.

Mulyadi, S. W. R. (1994). Kodikologi Melayu di Indonesia (Edisi Khusus No. 21). Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Munandar, U. (2002). Kreativitas dan Keberbakatan, Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat. Gramedia.

Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Grafitipers.

Nyoman, K. R. (2011). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra dari Strkturalisme Hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Pustaka Pelajar.

Pramono. (2009a). “Inventarisasi, Katalogisasi dan Digitalisasi Naskah serta Upaya Menemukan Model Penyelamatan Naskah Melayu di Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau†(Laporan Penelitian Hibah Strategis Nasional). LPPM Universitas Andalas.

Pramono. (2009b). Fenomena Jual Beli Naskah dan Upaya Penyelamatan Naskah Melayu-Minangkabau. Jurnal Ilmu Budaya Fakultas Ilmu Budaya Univ. Lancang Kuning, Pekanbaru, 5(2), 1–13.

Pramono. (2017). “Dari Sumatera untuk Dunia: Pengelolaan dan Pengembangan Database Naskah-Naskah Sumatera yang Berpotensi sebagai Memory of the World UNESCO†(Laporan Penelitian Insinas). LPPM Universitas Andalas.

Pramono. (2018). Potensi Naskah –Naskah Islam Minangkabau Untuk Industri Kreatif Sebagai Pendukung Wisata Religi Ziarah di Sumatera Barat. Vol.16 No. 2, Oktober 2018-ISSN: 1693-6736.

Rahadian, dkk. (2018). Eksistensi Candi sebagai Karya Agung Arsitektur Indonesia di Asia Tenggara. Kanisius.

Ratna, N. K. (2011). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Pustaka Belajar.

Silalahi, T. (1982). Ornamen Tradisional, Sebuah Pengantar. FKSS IKIP.

Sobur, A. (2004). Teori Semiotika. PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan (Pendidikan, Kuantitatif, Kualitatif, dan R & B). Afabeta.

Sunaryo, A. (2009a). Ornamen Nusantara (Kajian Khusus Tentang Ornamen Indonesia). Dahara Prize.

Widodo, S. E., Suparjo, Winarni, & Endang Tri. (2012). Iluminasi dan Ilustrasi Naskah Jawa di Perpustakaan Sana Pustaka Karaton Surakarta (Sebuah Kajian Kodikologis). Vol. 15, No. 2 , Edisi Desember 2012, 209-220.

Zoest, A. van. (1993). Semiotika (A. Soekawati, Penerj.). Yayasan Sumber Agung.

Zuriati. (2014). Dunia Pernaskahan Nusantara. Pustaka Sempu.

Published

10-04-2022