SASTRA LISAN BAGURAU PADA LAMAN FACEBOOK “MALAM BAGURAU MENDUNIAâ€: SEBUAH DESKRIPSI SINGKAT
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v11.i2.195Keywords:
Sastra Lisan, Bagurau, Media Sosial, Pertunjukan Daring, MinangkabauAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertunjukan bagurau yang diselenggarakan oleh komunitas daring “Malam Bagurau Mendunia†di Kota Padang, Sumatera Barat. Bagurau, sebagai genre sastra lisan Minangkabau berupa dialog lelucon dalam bentuk pantun yang diiringi musik tradisional, mengalami adaptasi signifikan melalui pemanfaatan platform media sosial Facebook sebagai wadah utama pertunjukan selama pandemi Covid-19. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan anggota “Malam Bagurau Mendunia†untuk mengumpulkan data mengenai sejarah pembentukan komunitas daring, format pertunjukan, karakteristik penampil dan perlengkapan, serta interaksi dengan khalayak daring dan luring.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia†berhasil menciptakan ruang virtual untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi bagurau. Pertunjukan daring ini mempertahankan elemen-elemen tradisional seperti dendang dan pantun, namun mengintegrasikan fitur-fitur media sosial untuk interaksi dengan penonton, termasuk request lagu dan donasi daring. Teks pantun yang disajikan bervariasi dalam tema dan fungsi, menjadi daya tarik utama pertunjukan. Khalayak daring yang luas menunjukkan apresiasi terhadap bagurau dan mendukung keberlangsungan komunitas ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia†merupakan contoh sukses adaptasi seni tradisional di era digital, membuka peluang baru untuk pelestarian dan promosi warisan budaya Minangkabau.
References
Amir, Adriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Amir, Adriyetti, dkk. 2006. Pemetaan Sastra Lisan Minangkabau. Padang: Andalas University Press.
Dewiati. 2019. “Ronggeng Pasaman Grup Ganto Pasaman di Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman (Deskripsi, Transkripsi dan Terjemahan).†(Skripsi). Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.
Djmaris, Edward. 2002. Pengantar Sastra Rakyat Minangkabau. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Endraswara, Suwardi. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Himyati, Eva. 2013. Kamus Pelajar Bahasa Minangkabau-Bahasa Indonesia. Padang: Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.
Hutomo, Suripan Hadi. 1991. Mutiara Yang Terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan. Jawa Timur: Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia.
Julisman. 2018. â€Permainan kim di Kota Pariaman (Dokumentasi dan Transkripsi)†(Skripsi). Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja RosdaKarya.
Novianti, Evi. 2004. Mantra Muar Wanyek (Analisis Struktur Dan Fungsi). Jakarta: Pusat Bahasa.
Pudentia. 2007. Hakikat Kelisanan Dalam Melayu Mak Yong. Jakarta: FIB-UI.
Purnomo, Try Wahyu. 2016. “Pengembangan Bahan Ajar Irama Pado-pado pada Alat Musik Saluang Pauh di SMKN 7 Padangâ€. (Tesis). Padang: Universitas Pendidikan Indonesia.
Rustim, dkk. 2019. “Interaksi Sosial Tradisi Bagurau Saluang Dendang Minangkabau di Sumatera Baratâ€. Dalam jurnal Resital. Vol. 20. No. 1. Hal. 36-51.
Rosidi, Ajip. 1995. Sastra dan Budaya Kedaerahan dalam Keindonesiaan. Jakarta: Pustaka Jaya.
Sedarmayanti. 2003. Tata Kearsipan dengan Memanfaatkan Teknologi Modren. Bandung: CV. Mandar Maju.
Sukatman. 2009. Butir-butir Tradisi Lisan Indonesia. Yogyakarta: Laks Bang.
Sukmawati, Noni. 2008. “Bagurau Saluang dan Dendang dalam Perspektif Perubahan Budaya Minangkabauâ€. Dalam Jurnal Forum Ilmu Sosial. Vol. 35. No. 2. Hal.158-170.
Syamsarul, dkk. 2013. Kamus Pelajar Bahasa Minangkabau-Bahasa Indonesia.Sumatera Barat: Balai Bahasa.
Taum, Yoseph Yapi. 2011. Studi Sastra lisan: Sejarah, Teori, Metode, dan Pendekatan disertai Contoh Penerapannya. Yogyakarta: Lamarela.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).