MANUSKRIP ACEH: REVITALISASI KEARIFAN MASYARAKAT ACEH DI ERA GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v5.i1.57Keywords:
manuskrip, Aceh, revitalisasi, globalAbstract
Tahun 2004 menjadi titik balik Aceh berbenah dan bangkit dari keterpurukan.Pasca bencana alam (gempa-tsunami) dan bencana kemanusiaan (kon ik)
menuntun adanya proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan oleh
Pemerintah Daerah, Indonesia dan pihak asing (luar negeri) dalam berbagai bidang
turut menumbuhkan perekonomian dan sosial masyarakat Aceh dengan pesat.
Proses itu tidak hanya fokus di infrastruktur, akan tetapi juga di bidang sosial
keagamaan dan cagar budaya, serta mempengaruhi pola pikir dan cara pandang
generasi sekarang.
Sebagai daerah kaya potensi alam dan mewariskan nilai sejarah dan budaya
masa lampau, Aceh bergulir dalam beragam cuaca politik dan kebijakan, mulai
dari periode kesultanan, kolonial, hingga kemerdekaan Indonesia. Pergolakan dan
peperangan panjang juga menghiasi tiga periode tersebut di Aceh, baik pertikaian
internal, perang saudara, maupun kon ik vertikal dan horizontal. Akibatnya,
cagar budaya dan kearifan masyarakat terkubur oleh bencana kemanusia tersebut,
terlebih “kekayaan alam dan kearifan†musnah saat bencana alam terbesar terjadi
di abad ke-21.
References
Achadiati Ikram, Filologia Nusantara, Jakarta: Pustaka Jaya. 1997
Henri Chambert-Loir. Panduan Naskah-Naskah Indonesia Sedunia. Jakarta: Yayasan
Obor Indonesia, 1999.
Henri Chambert-Loir & Oman Fathurahman, Khazanah Naskah; Panduan Koleksi
Naskah-naskah Indonesia Sedunia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1999.
Hermansyah, “Memburu Naskah Kuno; Di Mana Manuskrip Aceh Tersimpan?â€
https://www.acehindependent.com/memburu-naskah-kuno-di-manamanuskrip-
aceh-tersimpan.html. Diakses 20 Juni 2014
Mohd. Shaghir Abdullah, Khazanah Karya Pusaka Asia Tenggara. Kuala Lumpur:
Khazanah Fathaniyah, 1991.
Mohammad Danisworo & Widjaja Martokusumo (2000), “Revitalisasi Kawasan
Kota Sebuah Catatan dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan
Kotaâ€. www.urdi.org. Diakses 22 Maret 2014
Oman Fathurahman & Munawir Holil, Katalog Naskah Ali Hasjmy Aceh; Catalogue
of Aceh Manuscripts: Ali Hasjmy Collection. Jakarta: YPAH, PPIM UIN Jakarta,
Manassa, C-DATS, TUFS, 2007
Oman Fathurahman, dkk, Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar, Jakarta:
C-DATS, 2010
Siti Baroroh Baried, dkk., Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan
Publikasi Fakultas (BPPF) Seksi Filologi Fak. Sastra Universitas Gadjah Mada.
T.E. Behrend, [ed.]. Katalog Induk Naskah-naskah Nusantara Perpustakaan Nasional
Republik Indonesia, Jil. 4. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia-Ecole française
d’Extrême-Orient, 1998.
Wamad Abdullah & M. Dahlan al-Fairusy, Katalog Manuskrip Perpustakaan Pesantren
Tanoh Abee (Buku I), Banda Aceh: PDIA, 1980.
Wan Ali Hj Wan Mamat, “Pengesanan dan Pendokumentasian Manuskrip Melayu
di Sumatera, Indonesiaâ€, Jurnal Filologi Melayu, 2, 1993.
Zunaimar & M. Dahlan al-Fairusy, Katalog Manuskrip Perpustakaan Pesantren Tanoh
Abee (Buku II), Banda Aceh: PDIA, 1993.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).