Mamak dan Uang Jemputan dalam Novel "Mahar Cinta Gandoriah"
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v7.i1.76Keywords:
mamak, uang japuik, Mahar Cinta GandoriahAbstract
This paper describes the tradition of uang japuik contained in the Mahar Cinta Gandoriah novel. Uang japuik is unique gift of a bride to a bridegroom. This tradition is still carried out even though it is difficult. Through negotiations and agreements, those problems can be overcome and continue in the next process. This uang japuik is usually given in goods, but some provide cash. Novel Mahar Cinta Gandoriah tells about the refusal of matchmaking because the uang japuik amount is too high. Also, in this novel, the role of mamak is not displayed properly.
This study uses a qualitative method with structural and intertextual approach. As a result, the ideal mamak kandung must find a mate, maintaining customs, has responsibility to niece. Besides, the intertextuality of the role of mamak and pick-up money in the Mahar Cinta Gandoriah novel is seen from the title, author and work, and the issue of the role of mamak and uang japuik.
References
Abidin, M. (2010). Membangun Karakter Masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat Berasaskan ABS SBK. Retrieved from https://buyamasoedabidin.blogspot.com/2010/07/membangun-karakter-masyarakat.html
Abidin, M. (2012). MINANGKABAU DAN SISTIM KEKERABATAN Hubungan Kekeluargaan Minangkabau, bersuku ke ibu, bersako ke mamak, dan bernasab ke ayah.
Amir, M. S. (2006). Adat Minangkabau Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang. Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya.
Barker, C. (2005). Cultural Studies: Teori dan Praktik. Yogyakarta: PT. Bintang Pustaka.
Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fatimah, S. (2008). Mencermati Perubahan Sosial Masyarakat Minangkabau Melalui Novel Tamu Karya Wisran Hadi. Humaniora, 20(3), 278–285.
Junus, U. (1985). Resepsi Sastra: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.
Luxemburg, J. Van, Bal, M., & Westseijn, W. G. (1989). Pengantar Ilmu Sastra. (Dick Hartoko, Ed.). Jakarta: Gramedia.
Nasri, D. (2017). OPOSISI TEKS ANAK DAN KEMENAKAN KARYA MARAH RUSLI: KAJIAN INTERTEKSTUAL JULIA KRISTEVA. Kandai, 13(2), 205. https://doi.org/10.26499/jk.v13i2.92
Natin, S. (2008). Perubahan Sosial Kedudukan dan Peran Mamak terhadap Anak dan Kemenakan. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 20(2). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jmh.16306
Navis, A. A. (1984). Alam Takambang Jadi Guru: Adat Dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Press.
Novita, M. (2013). Mahar Cinta Gandoriah. Yogyakarta: Smart Writing.
Nurgiyantoro, B. (2002). Teori Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2007). Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna, N. K. (2009). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sjafnir, A. (2006). Sirih Pinang Adat Minangkabau: Pengetahuan Adat Minangkabau. Padang: Sentra Budaya.
Suri, D. I. (2012). Aku Tidak Membeli Cintamu. Jakarta: Jendela.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).