Tradisi Badantam dalam Alek Perkawinan (Kajian Fungsionalisme Struktural)
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v7.i2.82Keywords:
Badantam, upacara adat, fungsi, maknaAbstract
This article contains a brief description of the badantam tradition that lives in the Kampung Kandang village in Pariaman. Badantam tradition is part of a tradition that lives in the community, which is in the traditional wedding ceremony. Badantam tradition aims to raise funds from the community donations of someone who married his child.
Through this description, obtained the meaning contained in this tradition badantam. The meaning of badantam tradition includes self-esteem, social control, and cooperation.
References
Amelia, R. (2004). Tradisi Batagak Rajo di Kenagarian Kurai Taji Pariaman. Universitas Andalas.
Bungin, B. (2006). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Deliani. (2017). ‘BAJAPUIK’ TRADITION IN THE PARIAMAN PEOPLE’S MARRIAGE IN BINJAI CITY, NORTH SUMATRA. INTERNATIONAL JOURNAL ON LANGUAGE, RESEARCH AND EDUCATION STUDIES, 1(2), 187–198. Retrieved from https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ijlres/article/view/1027
Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Khalisa, L. (2016). Tradisi Badoncek dalam Adat Perkawinan Minangkabau Wilayah Pariaman di Kota Medan. Universitas Sumatera Utara, Medan. Retrieved from https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6585
Muslim, H. (2016). KEDUDUKAN UANG JEMPUTAN DALAM PERKAWINAN BAJAPUIK PADA MASYARAKAT MINANGKABAU PARIAMAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG. PREMISE LAW JURNAL, 2. Retrieved from https://jurnal.usu.ac.id/index.php/premise/article/view/12590
Naim, M. (2013). Merantau Pola Migrasi Suku Minangkabau. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat Dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Press.
Putra, R. Z. (2016). Tradisi Uang Japuik dan Status Sosial Laki-Laki. Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta. Retrieved from https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32944
Sitompul, R. (2017). Perkawinan Bajapuik dan Konsekwensinya dalam Keluarga. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik Universitas Medan Area, 5(1), 9. https://doi.org/10.31289/jppuma.v5i1.997
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).