TINJAUAN HUMOR DALAM PERTUNJUKAN SALAWAT DULANG
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v1.i1.1Keywords:
humor, salawat dulang, MinangkabauAbstract
Perkembangan di bidang teknologi dan informasi saat ini telah menghadirkan berbagai alternatif hiburan kepada masyarakat. Hal itu membuat seni pertunjukan tradisi yang salah satu fungsinya memberi hiburan, mendapat tantangan. Agar tetap bertahan dan diminati oleh masyarakat, seni pertunjukan tradisi dituntut juga untuk memenuhi selera masyarakat.
Salawat Dulang (SD) sebagai salah satu seni pertunjukan tradisi dari Minangkabau yang saat ini masih bertahan dan masih diminati oleh masyarakat. Pertunjukan SD ini masih banyak ditemui dan grup-grup SD ini pun masih terus bermunculan. Salah satu hal yang membuat seni pertunjukan ini bertahan adalah penyajian hiburannya. Bentuk hiburan tersebut salah satunya adalah penyajian humor-humor yang dapat memancing perhatian dan juga tawa dari penonton dan disesuaikan dengan selera penontonnya.
Melalui penelitian ini penulis memaparkan bentuk-bentuk humor yang disajikan oleh tukang salawat dalam pertunjukannya. Pada dasarnya humor yang disajikan dalam pertunjukan SD adalah humor verbal, yaitu berupa permainan kata. Berdasarkan temanya, humor tersebut berisi sindiran, cemoohan terhadap penonton maupun grup lawan.References
Endahwarni, Sari. 1994.â€Kosakata dan Ungkapan Humor Srimulatâ€. Skripsi Fakultas Sastra UI, Depok: FSUI
Grice, H.P. 1975. “Logic and Conversation†Sintax and Semantics, 3, Speech Act. New York: Academic Press
Kushartanti, dkk. 2005. Pesona Bahasa Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia
Meigalia, Eka. (2006). “Tinjauan Amanat dalam Sastra Lisan Minangkabau; Salawat Dulang†Skripsi Sarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Depok.
-----------------. (2009). â€Keberlanjutan Tradisi Lisan Minangkabau Salawat Dulang; Tinjauan terhadap Pewarisannya†Tesis Pascasarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Depok: FIB UI.
Ross, Alison. 1998. The Language of Humor. London dan New York: Reutledge
Yule, George. 1996. Pragmatics. Oxford: Oxford University Press
Handayani, Desrillia. 2006. “Prinsip Kerjasama, Implikatur Percakapan dan Inferensi Sebagai Unsur Pembentuk Kelucuan di Dalam Humor Seks Berbahasa Sunda.†Depok: FIB UI
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).