MEMBACA KEMBALI ANGGUN NAN TONGGA: TAFSIR KONTEMPORER DALAM PUISI ESHA TEGAR PUTRA
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v11.i2.197Kata Kunci:
intertekstualitas, puisi, kaba, Anggun Nan Tongga, MinangkabauAbstrak
Artikel ini membahas hubungan intertekstual antara puisi Tentang Anggun Nan Tongga karya Esha Tegar Putra dengan Kaba Anggun Nan Tongga karya Ambas Mahkota. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana struktur puisi tersebut merepresentasikan, mereinterpretasi, dan mendialogkan ulang teks kaba sebagai sumber inspirasi utama. Dengan menggunakan pendekatan struktural untuk mengungkap unsur intrinsik puisi serta pendekatan intertekstual untuk menelusuri hubungan antar teks, ditemukan bahwa puisi ini bukan sekadar adaptasi, melainkan bentuk tafsir baru yang menyisipkan pandangan kontemporer atas nilai-nilai budaya Minangkabau.
Puisi ini mengangkat konflik cerita klasik antara Anggun Nan Tongga dan Nangkodo Baha sebagai simbol dari pergulatan batin, dendam, dan kehormatan dalam sistem sosial matrilineal Minangkabau. Namun, melalui pilihan diksi dan gaya ekspresi yang reflektif dan kontemplatif, penyair menghadirkan dimensi psikologis yang lebih mendalam dan relevan dengan pembaca modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini berhasil menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, serta membuka ruang baru dalam penciptaan puisi yang berakar pada teks lama.
Referensi
Aprini, L. (2016). Makna lima puisi karya Salim Al-Muna dalam antologi puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 2(1), 9. Diakses dari https://ojs.uho.ac.id
Akbariski, H. S. (2020). Analisis teori intertekstual pada Lelaki Itu Ali dalam puisi kontemporer Indonesia dengan legenda Toboali. Jurnal Menulis Ilmiah. Diakses dari https://osf.io/preprints/inarxiv/wgujh
Akhmar, A. M. (2018). Islamisasi Bugis: Kajian sastra atas La Galigo versi Botinna. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Endraswara, S. (2019). Metodologi penelitian dan teologi sastra. Malang: Graha Ilmu.
Jannah, M. (2014). Kaba Anggun Nan Tongga karya Ambas Mahkota dan drama Anggun Nan Tongga karya Wisran Hadi: Sebuah kajian intertekstual dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMP kelas IX (Skripsi). STKIP PGRI Sumbar, Padang.
Mahkota, A. (2010). Kaba Anggun Nan Tongga. Bukittinggi: Kristal Multimedia.
Pradopo, R. D. (2009). Pengkajian puisi: Analisis sastra norma dan analisis struktural dan semiotik (Cet. ke-11). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putra, Esha Tegar. (2015). Dalam lipatan kain. Tasikmalaya: Motion Publishing.
Ramadhan, A. (2018). Gugatan Sarinah: Kritik sosial dalam puisi Esha Tegar Putra (Skripsi). Universitas Negeri Malang.
Santosa, P. (2011). Telaah intertekstual terhadap sajak-sajak tentang Nabi Ayub. Jurnal Atavisme, 14(1), 15-28. Diakses dari https://eresources.perpusnas.go.id
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).