MEDAN MAKNA KATA “TAJATUAHâ€
DOI:
https://doi.org/10.25077/we.v6.i1.67Kata Kunci:
medan makna, tajatuah, MinangkabauAbstrak
This paper aims to analyze and describe the field of meaning of the word “tajatuahâ€. Data are analyzed using the matching method and the method used.
It can be concluded that the words that include the field of meaning of the word “tajatuah†are “tumbang, tagolek, tarambau, taguliang, taserak, tajungkek, tadorong, talapeh, tasungkua, rabah, balambin, taampeh, taambua, badabuak, taduduak, tasanduang, tatungkai, tatunggik , tasialia, tajilapak, tapaleset, tagalincia, tajirangkang, tataruang, tatilantang, tagurajai, tatungkuik, luruah, roboh, rontok, runtuah, tabantiang, tabuang, tacampak, lareh†and “taambuangâ€.
It can be concluded, the word “tajatuah†includes the types of lexical meanings, contextual meanings, associative meanings, idiomatic meanings, and proverbs. Based on the classification of the field of tajatuah there are (1) the basic meaning and additional meaning, (2) the value of taste, (3) the prevalence of usage and (4) the distribution.
Referensi
Asmani, N. (2016). MEDAN MAKNA RASA DALAM BAHASA BAJO. JURNAL BASTRA, 1(01). Retrieved from https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/1055
Dakuku, R. (2016). Medan Makna Rasa Bahasa Moronene. JURNAL BASTRA, 2(1). Retrieved from https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/1520
Endang, A., Hanye, P., & Susilo, F. (2013). MEDAN MAKNA VERBA MENGAMBIL DALAM BAHASA DAYAK BANYADU? Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/1170
Firmansyah, U. E., Sulissusiawan, A., & Amir, A. (2014). MEDAN MAKNA PERALATAN PROSESI ADAT PERKAWINAN MELAYU SAMBAS. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(8). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/6744
Harianja, N. (2014). MEDAN MAKNA AKTIVITAS MEMASAK (MEMBAKAR) DALAM BAHASA PERANCIS - Digital Repository Universitas Negeri Medan. Jurnal Bahasa, XL(91). Retrieved from https://digilib.unimed.ac.id/1306/
Junita, R., Amir, A., & Syahrani, A. (2016). MEDAN MAKNA VERBA MEMOTONG DALAM BAHASA DAYAK KANAYATN DIALEK BANANA AHE. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(06). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/15484
Karmila, M., Hanye, P., & Susilo, F. (2013). MEDAN MAKNA VERBA BERJALAN BAHASA MELAYU DIALEK NGABANG. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(5). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/2032
Muslimah, L. (2011). Relasi Semantis Kata-Kata yang Semedan Makna Dengan Kata Cantik dalam Bahasa Indonesia. Universitas Diponegoro.
Perwitosari, J., Sulissusiawan, A., & Susilo, F. (2014). MEDAN MAKNA VERBA “MEMBAWA†DALAM BAHASA MELAYU DIALEK SINTANG. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(8). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/6743
Prawirasumantri, A. (1998). Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.
Sudaryat, Y. (2008). Makna dalam Wacana Prinsip-prinsip Semantik dan Pragmatik. Bandung: CV. Yrama widya.
Yandi, S., Susilo, F., & Hanye, P. (2014). MEDAN MAKNA VERBA MAKAN DALAM BAHASA MELAYU DIALEK SAMBAS. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(8). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/6604
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).